Friday, 8 November 2013

PEMUDA DAN PENDIDIKAN


PEMUDA DAN IDENTITASNYA

Masalah – Masalah Generasi Muda 
          Sebagaimana dikemukakan di atas, generasi muda dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya menghadapi berbagai permasalahan yang perlu diupayakan penanggulangannya dengan melibatkan semua pihak. Permasalahan umum yang dihadapi oleh generasi muda di Indonesia dewasa ini antara lain sebagai berikut :
1. Terbatasnya lapangan kerja yang tersedia. Dengan adanya pengangguran dapat merupakan beban bagi keluarga maupun negara sehingga dapat menimbulkan permasalahan lainnya.
2. Penyalahgunaan Obat Narkotika dan Zat Adiktif lainnya yang merusak fisik dan mental bangsa.
3. Masih adanya anak-anak yang hidup menggelandang.
4. Pergaulan bebas diantara muda-mudi yang menunjukkan gejala penyimpangan perilaku (Deviant behavior).
5. Masuknya budaya barat (Westernisasi Culture) yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa kita yang dapat merusak mental generasi muda.
6. Pernikahan dibawah umur yang masih banyak dilakukan oleh golongan masyarakat, terutama di pedesaan.
7. Masih merajalelanya kenakalan remaja dan permasalahan lainnya. Permasalahan tersebut akan berkembang seiring dengan perkembangan jaman apabila tidak diupayakan pemecahannya oleh semua pihak termasuk organisasi masyarakat, diantaranya KARANG TARUNA . Salah satu kegiatan Karang Taruna Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman yang merupakan Karang Taruna berprestasi dalam bidang Perbengkelan. 

Potensi Generasi Muda
 Potensi-potensi yang ada pada generasi muda perlu dikembangkan adalah :
A. Idealisme dan daya kritis
B. Dinamika dan kreatifitas
C. Keberanian mengambil resiko
D. Optimis kegairahan semangat
E. Sikap kemandirian dan disiplin murni
F. Terdidik
G. Keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan
H. Patriotisme dan nasionalisme
 I.  Sikap kesatria 

Mengembangkan Potensi Generasi Muda

- Lomba karya-karya ilmiah,senidan budaya

- Mengadakan proyek - proyek bersama yang melibatkan pemuda

triajiwantoro.blogspot.com/.../pengertian-pemuda-dan-sosiallisasi.ht...
claudialfeline.blogspot.com/2011/10/4-pemuda-dan-sosialisasi.html
etrisetiowati.blogspot.com/.../peranan-sosial-mahasiswa-dan-pemuda-...


Peran Pemuda dalam Pendidikan
Sejak zaman pergerakan nasional Indonesia, peranan pemuda sangat besar, dan dalam perjuangannya banyak melalui pendidikan bangsa. Tengoklah misalnya perjuangan Budi Oetomo, Taman Siswa dan lainnya. Para Founding Fathers pun banyak melakukan pendidikan bangsa, misalnya Soekarno tidak henti-hentinya mendidik bangsa terutama untuk menumbuhkan kesadaran berbangsa, semangat nasionalisme dengan pendidikan politik dan yang juga dikenal dengan nation and character building.
Pada saat ini pemuda juga dituntut untuk mengembangkan dan memajukan pendidikan. Tentu saja sesuai dengan tuntutan kemajuan dan perkembangan zaman. Para pendidik dituntut bukan hanya sekedar mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi harus dapat berperan menjadikan anak didik menjadi manusia Indonesia yang maju, mandiri, bermartabat, bermakna dalam kehidupannya baik dalam hubungannya dengan masyarakat, alam dan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Disamping menjadi pendidik yang baik, para pemuda dapat menjadi volunteer yang berjuang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pada masa lalu ada mahasiswa yang dimobilisasi menjadi pendidik secara sukarela terutama di daerah terpencil. Pada saat ini pemuda dapat berinovasi bagaimana berperan untuk membangun bangsa. Bagaimanapun para pemuda saat ini, pada saatnya nanti akan menjadi pemimpin yang antara lain bertanggung jawab untuk mencerdaskan bangsa, karena hal itu merupakan amanat konstitusi.

kasus
Semangat Sumpah Pemuda, Semangat Relawan Pendidikan
Citizen6, Bogor: Taman Hijau Ceria bekerja sama dengan Komunitas Filantropi Pendidikan Dompet Duafa menggelar workshop relawan yang dilaksanakan di Bumi Pengembangan Insani Dompet Duafa, Parung Bogor– Jawa Barat.
Acara yang digelar dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ini, diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari komunitas yang bergerak di bidang pendidikan. Selain komunitas, ada juga individu yang memang memiliki passion yang ingin bergerak bersama dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih baik.
Pelaksanaan workshop relawan ini ditujukkan untuk membangkitkan semangat pemuda untuk berelawan. "Saya rasa jika seluruh pemuda dapat melakukan gerakan sosial yang berdampak bagi masyarakat, akan menghasilkan dampak yang sangat luar biasa bagi kemajuan bangsa," ujar Muhamad Ricki Cahyana selaku pendiri Taman Hijau Ceria, Minggu 27 Oktober 2013.
Hal senada pun disampaikan oleh Aidil Ritonga, Kordinator Komunitas Filantropi Pendidikan Dompet Duafa. "Ajang berkumpulnya para pegiat pendidikan menjadi sarana yang efektif untuk membangun pendidikan Indonesia yang lebih baik," tambah Aidil.
Para peserta di workshop ini diberikan bekal untuk menjadi seorang relawan pendidikan. Dimulai dari bagaimana berkomunikasi efektif dengan target kegiatan terutama anak-anak, cara mengajar, cara membangun suasana, dan mendapatkan motivasi untuk menjadi relawan yang sesungguhnya dari para narasumber yang ahli di bidangnya. Seperti Agung Pardini (Manager Peningkatan Kualitas Pendidikan Makmal Dompet Duafa) yang memberikan teknik manajemen kelas yang efektif serta Romi Ardiansyah (General Manager Corporate Secretary Dompet Duafa) yang memberikan motivasi berelawan. Agar workshop ini mendapatkan hasil, di acara ini juga digelar diskusi terbuka sebagai tindak lanjut workshop relawan ini. (Ricki Cahyana/mar)
http://news.liputan6.com/read/732683/semangat-sumpah-pemuda-semangat-relawan-pendidikan

TANGGAPAN/KRITIK :
            Dari kasus diatas dapat dilihat bahwa masih banyak para generasi muda yang mau mengabdi pada Negara dalam bidang mengembangkan ilmu untuk masyarakat dimana hal itu dapat berpengaruh positif untuk masyarakat dan demi kemajuan bangsa pula.

No comments:

Post a Comment