PERAN
PENDIDIKAN dalam PEMBENTUKAN KEWIRAUSAHAAN
Bagaimana peran pendidikan dalam proses
pembetukan kewirausahaan? Masih ada perdebatan mengenai pertanyan ini. Meskipun
seorang wirausaha belajar dari lingkungannya dalam memahami dunia wirausaha,
namn ada pendapat yang mengatakan bahwa seorang wirausaha lebih memiliki
streetsmart daripada booksmart, maksudnya adalah seorang wirausaha lebih
mengutamakan untuk belajar dari pengalaman (streetsmart) dibandingkan dengan
belajar dari buku dan pendidikan formal (booksmart). Pandangan ini masih perlu
dibuktikan kebenarannya. Jika pendapat tersebut benar maka secara tidak
langsung usaha-usaha yang dilakukan untuk mendorong lahirnya jiwa kewirausahaan
leat jalur pendidikan formal pada akhirnya sukar untuk berhasil.
Terhadap pendangan di atas, Chruchill (1987)
memberi sanggahan terhadap pendapat ini, menurutnya masalah pendidikan
sangatlah penting bagi keberhasilan wirausaha. Bahkan dia mengatakan bahwa
kegagalan pertama dari seorang wirausaha adalah karena dia lebih mengandalkan
pengalaman daripada pendidikan. Namun dia juga tidak menganggap remeh arti
pengalaman bagi seoranga wirausaha, baginya sumber kegagalan kedua adalah jika
seorang wirausaha hanya bermodalkan pendidikan tapi miskin pengalamam lapangan.
Oleh karena itu perpaduan antara pendidikan dan pengalaman adalah faktor utaman
yang menentukan keberhasilan wirausaha.
Menurut Eels (1984) dam Mas’oed (1994),
dibandingkan dengan tenaga lain tenaga terdidik S1 memiliki potensi lebih besar
untuk berhasil menjadi seorang wirausaha karena memiliki kemampuan penalaran
yang telah berkembang dan wawasan berpikir yang lebih luas. Seorang sarjana juga
memiliki dua peran pokok, pertama sebagai manajer dan kedua sebagai pencetus
gagasan. Peran pertama berupa tindakan untuk menyelesaikan masalah, sehingga
pegnetahuan manajemen dan keteknikan yang memadai mutalk diperlukan. Peran
kedua menekankan pada perlunya kemampuan merangkai alternatif-alternatif. Dalam
hal ini bekal yang diperlukan berupa pengetahuan keilmuan yang lengkap.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa
seorang wirausaha yang memiliki potensi sukses adalah mereka yang mengerti kegunaan
pendidikan untuk menunjang kegiatan seta mau belajar untuk meningkatkan
pengetahuan. Lingkungan pendidikan dimanfaatkan oleh wirausaha sebagai sarana
untuk mencapai tujuan, pendidikan disini berarti pemahaman suatu masalah yang
dilihat dari sudut keilmuan atau teori sebagai landasan berpikir.
No comments:
Post a Comment